Aksi Kemanusiaan: Personel Ditsamapta Polda Sumbar Bahu-Bahu Bersihkan Sisa Material Banjir Bandang di Solok

TBNews Sumbar — Jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) terus mempercepat proses pemulihan pasca-bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok. Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumbar dikerahkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan operasi kemanusiaan pembersihan sisa-sisa material lumpur dan puing, pada Rabu (23/9/26).

Berdasarkan pantauan dari lokasi kegiatan, personel Ditsamapta Polda Sumbar tampak berjibaku di tengah genangan lumpur tebal yang merendam kawasan permukiman dan fasilitas warga.

Menggunakan selang air bertekanan tinggi (nosel), para petugas bersama unsur terkait bahu-membahu menyemprot serta membersihkan endapan lumpur sisa banjir yang menutupi bangunan dan area sekitar.

Suasana kerja bakti ini menunjukkan sinergi kuat antara petugas kepolisian berseragam lengkap dengan helm pengaman dan warga setempat dalam mempercepat proses rehabilitasi lingkungan.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa pengerahan personel secara masif ini merupakan wujud nyata respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah bencana alam.

“Polda Sumbar mengerahkan seluruh potensi yang ada, termasuk personel Ditsamapta, guna mempercepat pembersihan fasilitas umum maupun pemukiman warga dari material sisa banjir bandang. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan proses pemulihan dapat berjalan secepat mungkin sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Sementara itu, Dirsamapta Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, S.I.K., M.H., yang memimpin langsung pergerakan personel di lapangan, menegaskan bahwa jajarannya akan terus siaga dan mengoptimalkan tenaga serta sarana prasarana pendukung hingga situasi di lokasi benar-benar bersih dan kondusif.

“Personel Ditsamapta kami terjunkan langsung ke titik-titik terparah untuk melakukan penyemprotan lumpur dan pembersihan puing-puing bangunan. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, bahu-membahu memulihkan kondisi wilayah Solok pasca-banjir bandang ini agar kembali normal secepatnya,” tegas AKBP Andre Anas.

Operasi kemanusiaan ini tidak hanya berfokus pada pembersihan material fisik berupa lumpur dan kayu, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi warga terdampak agar segera bangkit dari musibah yang menimpa wilayah Kabupaten Solok.(*)

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca