Tim DVI Polda Sumbar Identifikasi Korban Kedua Bencana Galodo Kabupaten Solok

TBNews Sumbar — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat berhasil mengidentifikasi korban kedua bencana banjir bandang (galodo) yang terjadi di Kabupaten Solok. Identifikasi dilakukan sebagai bagian dari proses penanganan korban bencana dan upaya memberikan kepastian kepada pihak keluarga.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses identifikasi, jenazah dengan PM/002/Kayuaro/RSUD dan data AM/005 teridentifikasi sebagai Agusral (59), warga Jorong Pasa Usang, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Polda Sumbar bersama Tim INAFIS Polres Solok dan RSUD Arosuka. Dalam proses tersebut, tim menggunakan empat data sekunder untuk mencocokkan dan memastikan identitas korban sesuai dengan prosedur Disaster Victim Identification.

Kabid Dokkes Polda Sumbar Kombes Pol dr. Cornelius Bambang Widhiatmoko mengatakan, proses identifikasi dilakukan secara cermat dan sesuai prosedur untuk memastikan jenazah yang ditemukan dapat diketahui identitasnya secara tepat.

“Tim DVI Polda Sumbar bersama unsur terkait terus melakukan proses identifikasi terhadap korban bencana secara profesional dan sesuai prosedur. Setiap data yang diperoleh diperiksa dan dicocokkan secara teliti agar identitas korban dapat dipastikan dengan akurat,” ujar Kombes Pol dr. Cornelius.

Ia menambahkan, keberhasilan identifikasi tersebut diharapkan dapat membantu keluarga korban mendapatkan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati menyampaikan bahwa proses identifikasi korban merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan yang dilakukan Polri dalam penanganan bencana.

“Polda Sumbar melalui Tim DVI bersama seluruh unsur terkait terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam proses penanganan korban bencana. Identifikasi ini penting untuk memberikan kepastian kepada keluarga sekaligus memastikan proses penyerahan dan pemulasaraan jenazah dapat dilakukan secara tepat dan bermartabat,” ujar Kombes Pol Susmelawati.

Ia mengatakan, Polda Sumbar bersama jajaran dan instansi terkait akan terus mendukung seluruh tahapan penanganan bencana, termasuk pencarian, identifikasi, hingga proses pemulangan korban kepada pihak keluarga.

“Yang paling utama adalah memastikan setiap korban dapat teridentifikasi dengan baik dan keluarga memperoleh informasi yang jelas. Ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” tuturnya.

Dengan teridentifikasinya Agusral sebagai korban kedua, proses penanganan dan identifikasi korban bencana galodo Kabupaten Solok terus dilakukan secara terpadu oleh Tim DVI Polda Sumbar bersama unsur terkait.(*)

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca