Tim K9 Polda Sumbar Temukan Jenazah Diduga Korban Galodo di Kayu Aro

TBNews Sumbar — Tim K9 Polda Sumatera Barat bersama personel Polres Solok menemukan jenazah seorang laki-laki yang diduga merupakan korban bencana banjir bandang (galodo) di aliran sungai Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.

Jenazah ditemukan di kawasan aliran sungai di sebelah permukiman Pemda, tepatnya di belakang Kantor PU Komplek Bupati. Penemuan tersebut merupakan hasil pencarian yang dilakukan sejak Rabu (23/9/2026) oleh personel gabungan dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

Dalam pencarian tersebut, Tim K9 Polda Sumbar turut dikerahkan untuk membantu penyisiran lokasi. Tim juga menggunakan Radar Lidik Jiwa sebagai salah satu perangkat pendukung dalam upaya mendeteksi keberadaan korban di lokasi yang terdampak material banjir bandang.

Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini mengatakan, pencarian dilakukan secara intensif hingga akhirnya jenazah berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian.

“Alhamdulillah, pada hari Jumat, 25 September 2026, telah ditemukan jenazah berjenis kelamin laki-laki di belakang Kantor PU Komplek Bupati. Pencarian telah dilaksanakan mulai hari Rabu dan pada hari ketiga dibantu oleh Tim K9 Polda Sumbar serta alat Radar Lidik Jiwa hingga jasad tersebut berhasil ditemukan,” ujar AKBP Rini Anggraini.

Usai ditemukan, jenazah kemudian dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. Tim DVI Polda Sumbar melakukan pemeriksaan untuk memastikan identitas korban sesuai prosedur yang berlaku.

“Untuk saat ini, jasad tersebut sedang dalam proses pemeriksaan oleh DVI Polda Sumbar dengan disaksikan oleh warga masyarakat dan keluarga. Keluarga juga menyampaikan terima kasih atas ditemukannya jenazah yang selama ini dicari,” jelasnya.

AKBP Rini menegaskan bahwa identitas jenazah belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim DVI Polda Sumbar. Kepastian identitas akan disampaikan setelah seluruh proses identifikasi selesai.

Sementara itu, Dirsamapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan, pencarian dilakukan dengan mengerahkan personel dan anjing pelacak K9 untuk menyisir sejumlah lokasi yang dinilai memiliki kemungkinan menjadi titik keberadaan korban.

“Pencarian ini kami lakukan secara maksimal dengan mengerahkan Tim K9 serta berkoordinasi dengan personel Polres Solok, masyarakat dan keluarga korban. Korban akhirnya berhasil ditemukan dan selanjutnya dievakuasi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKBP Andre Anas.

Ia mengatakan, koordinasi antara personel kepolisian, masyarakat dan keluarga korban menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pencarian. Informasi yang diberikan masyarakat dan keluarga turut membantu tim dalam menentukan titik-titik penyisiran di lapangan.

Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel, masyarakat dan keluarga korban yang turut mendukung proses pencarian hingga jenazah berhasil ditemukan.

“Polda Sumbar terus memberikan dukungan dalam proses pencarian dan penanganan korban bencana, termasuk dengan mengerahkan personel dan kemampuan khusus Tim K9. Selanjutnya, proses identifikasi dan pemeriksaan dilakukan sesuai ketentuan,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Ia menambahkan, Polda Sumbar bersama jajaran dan seluruh unsur terkait akan terus mendukung setiap tahapan penanganan pascabencana, mulai dari pencarian, evakuasi hingga proses identifikasi korban.

“Polri akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam setiap tahapan penanganan bencana, dengan mengedepankan keselamatan personel, korban maupun masyarakat serta memastikan seluruh proses berjalan secara humanis dan profesional,” pungkasnya.(*)

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca