
TBNews Sumbar — Sebanyak 74 orang anggota Saka Bhayangkara Polda Sumatera Barat mengikuti kegiatan Latihan SAR Air (Search and Rescue) yang dipusatkan di Markas Komando (Mako) Polairud, Nagari Tapakih Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan kebencanaan ini berlangsung sehari penuh pada Jumat (25/9/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasatpolair Polres Padang Pariaman Iptu Marjanuddin, S.Sos., menyampaikan bahwa pelatihan ini penting untuk membekali generasi muda, khususnya anggota Saka Bhayangkara, dengan keterampilan dasar penyelamatan di air guna mengantisipasi potensi darurat kebencanaan di wilayah perairan.
“Pelatihan SAR Air ini merupakan bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki jiwa kemanusiaan, tanggap darurat, dan keterampilan teknis yang memadai di lapangan. Kami ingin anggota Saka Bhayangkara tidak hanya pramuka yang aktif secara teori, tetapi juga siap dan sigap membantu sesama saat terjadi kondisi darurat maupun bencana,” ujar AKBP Riyana Purwasari dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).
Berdasarkan data panitia, total peserta yang antusias mengikuti materi latihan dasar tersebut berjumlah 74 orang. Rinciannya terdiri atas 31 peserta putra dan 31 peserta putri, yang didampingi oleh 12 orang pendamping resmi.
Pelaksanaan latihan ini turut dihadiri dan dipantau langsung oleh jajaran terkait, di antaranya perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Kasatpolair Polres Padang Pariaman Iptu Marjanuddin, S.Sos., para Pamong Saka Bhayangkara Polda Sumbar, serta personel Satpolairud yang bertindak langsung sebagai pelatih materi di lapangan.
Seluruh rangkaian agenda materi latihan awal hari pertama ini sukses diselesaikan tepat pada pukul 17.00 WIB sore.
Polres Padang Pariaman memastikan bahwa selama kegiatan berlangsung dari awal hingga akhir, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.(*)

Tinggalkan Balasan