
TBNews Sumbar — Bhabinkamtibmas Nagari Gango Hilia Polsek Bonjol terus mendorong masyarakat untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan meninjau lokasi ketahanan pangan di Jorong Kampung Biduak, Nagari Gango Hilia, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas turut menyambangi warga binaan dan meninjau tanaman jagung yang berada di Jorong Nangguan Kampung Padang, Nagari Gango Hilia.
Bhabinkamtibmas juga berdialog langsung dengan para petani sekaligus memantau perkembangan tanaman pangan yang dikelola masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, sekaligus mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi lahan yang tersedia di lingkungan masing-masing.
Bhabinkamtibmas Nagari Gango Hilia, Aiptu Hendri Kid, mengatakan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan tidur dapat menjadi langkah sederhana namun bermanfaat dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
“Dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur-mayur dan tanaman pangan lainnya, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Aiptu Hendri Kid.
Selain mengajak masyarakat mendukung ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan sejumlah imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Warga diminta mewaspadai informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan atau gejolak di tengah masyarakat serta mengaktifkan kembali kegiatan Satkamling sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menjauhi aksi balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, tawuran, serta berbagai bentuk penyakit masyarakat (pekat), termasuk judi online dan pinjaman online yang dapat menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi serta berpotensi melanggar hukum.
Aiptu Hendri Kid menambahkan, pendampingan terhadap warga binaan akan terus dilakukan secara berkala. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang aman sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat Nagari Gango Hilia semakin aktif memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Tinggalkan Balasan