
TBNews Sumbar, Pasaman — Bhabinkamtibmas Nagari Gango Hilia, Polsek Bonjol, Aiptu Hendri Kid Ratriono, mengajak masyarakat, khususnya petani mentimun, untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan.
Ajakan tersebut disampaikan saat melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan kepada warga binaan di Jorong Pasa, Nagari Gango Hilia, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Rabu (30/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Hendri Kid berdialog langsung dengan petani sekaligus memberikan motivasi agar masyarakat dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong maupun pekarangan rumah untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan dan sayuran.
Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra melalui Bhabinkamtibmas Aiptu Hendri Kid Ratriono mengatakan, pendampingan kepada masyarakat merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan.
“Pemanfaatan lahan kosong maupun pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti mentimun merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujar Aiptu Hendri Kid menyampaikan pesan Kapolres Pasaman.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian masyarakat. Karena itu, kepolisian akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan para petani melalui kegiatan sambang serta pendampingan di lapangan.
“Kami akan terus mendorong dan mendampingi masyarakat agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan sinergi antara petani, masyarakat dan kepolisian, diharapkan produktivitas pangan dapat terus meningkat,” katanya.
Selain memberikan motivasi di bidang pertanian, kegiatan sambang tersebut juga dimanfaatkan Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Warga diimbau agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya atau disinformasi yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat mengaktifkan kembali kegiatan Satkamling sebagai upaya bersama dalam mencegah potensi gangguan keamanan.
Di bidang ketertiban berlalu lintas, masyarakat, khususnya para orang tua, juga diminta mengawasi anak-anak agar tidak terlibat aksi balap liar maupun menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjauhi berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti tawuran, perjudian online, serta pinjaman online ilegal yang dapat menimbulkan kerugian dan permasalahan sosial maupun hukum.
“Ketahanan pangan harus berjalan beriringan dengan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian dan segera menyampaikan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Polres Pasaman terus mendorong peran aktif masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan