
TBNews Sumbar, Solok — Memasuki hari ke-10 pascabencana banjir bandang di Kabupaten Solok, personel Ditsamapta Polda Sumatera Barat terus melakukan kegiatan kemanusiaan dengan membantu membersihkan sisa material bencana di sejumlah lokasi terdampak.
Pada Kamis (1/10/2026), personel Ditsamapta Polda Sumbar melaksanakan pembersihan sisa material banjir bandang berupa lumpur dan bebatuan di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, kawasan Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.
Dalam kegiatan tersebut, personel mengoptimalkan penggunaan mobil Karhutla untuk membantu membersihkan endapan lumpur yang masih terdapat di lingkungan kantor. Penyemprotan dengan air dilakukan terhadap bagian-bagian yang masih dipenuhi lumpur dan material yang terbawa arus banjir bandang.
Personel juga melakukan pembersihan secara manual terhadap material berupa bebatuan dan lumpur yang menumpuk, sehingga kondisi lingkungan kantor secara bertahap kembali bersih dan dapat digunakan untuk mendukung aktivitas pemerintahan.
Dirsamapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Memasuki hari ke-10 pascabencana, personel tetap kami kerahkan untuk membantu membersihkan sisa material banjir bandang. Lumpur, bebatuan dan material lainnya dibersihkan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan di lapangan,” ujar AKBP Andre Anas.
Ia menambahkan, kendaraan dan peralatan yang dimiliki Ditsamapta Polda Sumbar terus dioptimalkan untuk mendukung proses pembersihan, khususnya di lokasi yang masih terdapat endapan lumpur dan material cukup tebal.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan wilayah.
“Polda Sumbar melalui personel di lapangan terus berupaya memberikan bantuan nyata dalam proses pemulihan pascabencana. Pembersihan sisa material ini diharapkan dapat membantu mengembalikan kondisi lingkungan agar masyarakat dan pemerintah daerah dapat kembali beraktivitas secara bertahap,” kata Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Menurutnya, proses pemulihan pascabencana membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh pihak. Untuk itu, Polda Sumbar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait dalam penanganan dampak bencana di Kabupaten Solok.
Kegiatan pembersihan pada hari ke-10 pascabencana tersebut berlangsung dengan memperhatikan keselamatan personel dan kondisi lingkungan sekitar. Kehadiran personel Polri diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan fasilitas yang terdampak serta mendukung masyarakat dalam kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan