
TBNews Sumbar, Agam — Polres Agam melalui jajaran Bhabinkamtibmas dan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) terus memperkuat kehadiran polisi di lingkungan pendidikan melalui program Polisi Masuk Sekolah. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan edukasi kamtibmas, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman sekaligus membuka akses informasi pendidikan bagi para pelajar.
Pada Kamis (1/10/2026), kegiatan Polisi Masuk Sekolah dilaksanakan di SMPN 3 Lubuk Basung dan MTsN 5 Agam dengan materi dan sasaran yang berbeda.
Di SMPN 3 Lubuk Basung, Kasat Binmas Polres Agam IPTU Edi Yanto memberikan sosialisasi, edukasi dan penyuluhan kepada para guru sekitar pukul 07.30 WIB. Kegiatan tersebut membahas pencegahan penyalahgunaan narkotika, bullying atau perundungan serta pentingnya tertib berlalu lintas bagi pelajar.
IPTU Edi Yanto mengajak para guru untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku siswa yang dapat menjadi tanda munculnya persoalan di lingkungan sekolah.
“Guru setiap hari berinteraksi dengan siswa. Karena itu, guru diharapkan peka terhadap perubahan perilaku anak dan segera melakukan langkah yang tepat jika menemukan indikasi narkoba maupun bullying,” ujar IPTU Edi Yanto.
Ia menegaskan, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri. Peran sekolah, keluarga dan lingkungan sangat diperlukan dalam memberikan edukasi serta menciptakan ruang yang aman bagi tumbuh kembang pelajar.
Sementara itu, di MTsN 5 Agam, Bhabinkamtibmas Nagari Tiku Selatan Brigadir Ilham Doni Syaputra, S.H., melakukan koordinasi dengan Wakil Kepala Sekolah MTsN 5 Agam, Fuadi Nasrul, S.S., terkait rencana sosialisasi penerimaan murid SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2027/2028.
Koordinasi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut membahas rencana sosialisasi kepada siswa kelas IX, khususnya siswa yang memiliki prestasi akademik.
Siswa yang meraih peringkat 1, 2 dan 3 serta memiliki nilai rapor Semester 1 hingga Semester 4 dengan rata-rata minimal 80 akan menjadi salah satu sasaran penerima informasi mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA KTB.
Sosialisasi nantinya akan disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Nagari Tiku Utara Brigadir Tornado dengan melibatkan pihak sekolah dan orang tua, sehingga siswa dapat memahami persyaratan serta mempersiapkan diri sejak awal.
Kapolres Agam AKBP Masnoni melalui Kapolsek Tanjung Mutiara AKP Welly Anoftri, S.H., mengatakan, program Polisi Masuk Sekolah merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah dunia pendidikan, baik dalam aspek keamanan maupun penyampaian informasi yang bermanfaat bagi pelajar.
“Kehadiran polisi di sekolah tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga berupaya memberikan edukasi serta membantu menyampaikan informasi yang dapat mendukung masa depan para siswa,” kata AKP Welly Anoftri.
Menurutnya, pencegahan narkoba dan bullying membutuhkan kepedulian bersama, sementara informasi mengenai peluang pendidikan dapat membantu siswa mempersiapkan rencana setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat MTs.
“Koordinasi antara sekolah, orang tua, siswa dan kepolisian sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan prestasi dan merencanakan pendidikan berikutnya,” ujarnya.
Dalam kegiatan di SMPN 3 Lubuk Basung turut hadir Ps. Kaurmintu Sat Binmas Polres Agam AIPTU Rudi Febrizal. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Melalui program Polisi Masuk Sekolah, Polres Agam berkomitmen membangun sinergi dengan satuan pendidikan dalam mencegah berbagai persoalan yang dapat mengganggu perkembangan pelajar sekaligus mendukung mereka memperoleh informasi dan kesempatan pendidikan yang bermanfaat.pp

Tinggalkan Balasan