Hari ke-11 Pemulihan Pascabencana, Ditsamapta Polda Sumbar Bersihkan Kantor P2PM Kabupaten Solok

TBNews Sumbar, Solok— Memasuki hari ke-11 pelaksanaan kegiatan pemulihan pascabencana banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok, personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat kembali melaksanakan kegiatan kemanusiaan dengan membersihkan material lumpur yang terdampak bencana.

Pada Jumat (2/10/2026), kegiatan difokuskan pada pembersihan Kantor P2PM Kabupaten Solok yang terdampak material lumpur dan tanah. Sejumlah personel terlihat bekerja secara langsung menggunakan peralatan manual seperti sekop untuk mengangkat lumpur, tanah, serta material lainnya yang menutupi bagian dalam dan sekitar bangunan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membantu mempercepat proses pemulihan fasilitas yang terdampak bencana. Kondisi di lokasi masih menyisakan material lumpur dan berbagai endapan akibat banjir bandang yang sebelumnya melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.

Dirsamapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan, kegiatan pembersihan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana.

“Memasuki hari ke-11, personel Ditsamapta Polda Sumbar terus melaksanakan kegiatan pembersihan di lokasi-lokasi yang terdampak. Hari ini kami melaksanakan pembersihan di Kantor P2PM Kabupaten Solok, terutama terhadap material lumpur dan tanah yang masih menutupi area bangunan,” ujar AKBP Andre Anas.

Ia menambahkan, personel di lapangan akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mendukung proses pemulihan sehingga fasilitas yang terdampak dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah daerah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, keterlibatan personel dalam penanganan pascabencana merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan.

“Polri hadir bersama masyarakat dalam setiap tahapan penanganan bencana, termasuk pada masa pemulihan. Pembersihan material lumpur di fasilitas yang terdampak merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dan pemerintah daerah agar aktivitas dapat kembali berjalan secara bertahap,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan unsur terkait dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

“Personel di lapangan tidak hanya melaksanakan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir dalam kegiatan kemanusiaan. Kami berharap upaya bersama ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” tuturnya.

Kegiatan pembersihan Kantor P2PM Kabupaten Solok pada hari ke-11 tersebut berlangsung dengan semangat gotong royong. Personel bekerja membersihkan lumpur dan material bencana yang masih tersisa, sebagai bagian dari rangkaian upaya pemulihan pascabanjir bandang di Kabupaten Solok.

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca