Satbrimob Polda Sumbar Bersihkan Gedung Inspektorat dan DPRD Pascagalodo Solok

TBNews Sumbar, Solok — Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat terus melaksanakan kegiatan kemanusiaan dalam rangka penanganan pascabencana banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 yang dilaksanakan secara terpadu untuk mendukung proses pemulihan wilayah terdampak.

Pada Minggu (4/10/2026), personel Polri melaksanakan pembersihan fasilitas umum di sejumlah perkantoran pemerintahan Kabupaten Solok yang terdampak bencana, di antaranya Gedung Inspektorat dan Gedung DPRD Kabupaten Solok.

Pembersihan di Gedung Inspektorat Kabupaten Solok dilaksanakan di bawah kendali Ipda Liza Atmaja Putra. Hingga kegiatan berakhir, proses pembersihan masih terus berlangsung sebagai bagian dari upaya memulihkan fasilitas pemerintahan agar dapat kembali digunakan.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kantor DPRD Kabupaten Solok dengan personel di bawah kendali Iptu Riska Efki, S.H., M.H. Pembersihan dilakukan terhadap material dan sisa lumpur akibat banjir bandang yang masih terdapat di area perkantoran.

Selain melaksanakan pembersihan, Ka Posko SAR Polda Sumbar AKP Sulis, S.H., melakukan pengecekan terhadap personel yang bertugas di Gedung Inspektorat dan Gedung DPRD Kabupaten Solok. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan penanganan pascabencana berjalan sesuai rencana dan personel dalam kondisi siap melaksanakan tugas.

AKP Sulis juga mengikuti rapat perencanaan penanganan bencana banjir bandang yang dilaksanakan di depan Kantor Bupati Solok. Rapat tersebut menjadi bagian dari koordinasi dan penyusunan langkah penanganan lanjutan bersama unsur terkait di lapangan.

Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan, keterlibatan personel Brimob dalam pembersihan fasilitas pemerintahan merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap percepatan pemulihan pascabencana.

“Personel Brimob akan terus melaksanakan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak sesuai kebutuhan di lapangan. Pembersihan fasilitas umum dan perkantoran ini merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah daerah agar sarana pelayanan pemerintahan dapat segera kembali berfungsi,” ujar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik.

Ia menegaskan, setiap kegiatan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan personel serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait. Menurutnya, sinergitas menjadi kunci dalam mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak galodo.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa kehadiran personel Polda Sumbar dalam Operasi Aman Nusa II tidak hanya berorientasi pada penanganan dampak bencana, tetapi juga mendukung proses pemulihan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Polda Sumbar melalui Operasi Aman Nusa II terus hadir membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam proses pemulihan pascagalodo. Pembersihan fasilitas perkantoran, pengecekan personel serta koordinasi perencanaan penanganan bencana merupakan bagian dari langkah terpadu untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan efektif,” ungkap Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat di lapangan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menentukan kebutuhan penanganan berikutnya.

“Semangat gotong royong dan sinergitas seluruh unsur sangat dibutuhkan dalam mempercepat pemulihan Kabupaten Solok. Polri akan terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan Operasi Aman Nusa II di Kabupaten Solok tersebut menjadi wujud kehadiran Polri dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana. Melalui pembersihan fasilitas umum, pengecekan personel serta koordinasi lintas instansi, diharapkan proses pemulihan wilayah terdampak galodo dapat berjalan secara bertahap dan optimal.

Eksplorasi konten lain dari TRIBRATANEWS SUMBAR

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca