
TBNews Sumbar — Upaya pemulihan fasilitas pendidikan pascabanjir di Kota Padang terus dilakukan. Sebanyak 120 personel gabungan Ditsamapta dan Satbrimob Polda Sumbar turun membersihkan SMPN 41 Padang di Kelurahan Gunuang Sariak, Kecamatan Kuranji, Senin (12/10/2026).
Personel bergotong royong membersihkan lumpur, sampah, dan sisa material banjir yang mengotori lingkungan sekolah. Sejumlah barang dan peralatan sekolah yang masih dapat diselamatkan juga dievakuasi agar bisa digunakan kembali.
Banjir tersebut berdampak pada sejumlah fasilitas sekolah, termasuk 14 ruang belajar, ruang guru, ruang tata usaha, laboratorium, perpustakaan, mushala, kantin, hingga kamar mandi. Pembersihan dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan pada Selasa (13/10/2026).
Dirsamapta Polda Sumbar AKBP Andre Anas mengatakan, keterlibatan personel merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.
“Kami berupaya membantu membersihkan lingkungan sekolah agar dapat kembali digunakan dan aktivitas belajar mengajar segera berjalan normal. Pembersihan akan dilanjutkan sampai kondisi sekolah semakin baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam penanganan pascabanjir merupakan bagian dari komitmen untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.
“Pemulihan pascabanjir membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami berharap bantuan personel ini dapat meringankan beban pihak sekolah sehingga para siswa nantinya dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumbar terus berupaya hadir membantu masyarakat, termasuk memastikan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali mendukung kegiatan belajar mengajar.

Tinggalkan Balasan