
TBNews Sumbar, Padang — Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat terus memperkuat kehadiran dan kepeduliannya di tengah masyarakat pesisir. Melalui program “Polisi Penolong”, kru Kapal Polisi (KP) Toran III-3002 turun langsung membantu para nelayan menarik pukat atau jaring penangkap ikan di kawasan Pantai Padang pada Jumat (16/10/2026).
Aksi humanis yang berlangsung sejak siang hari ini disambut hangat oleh para nelayan setempat. Kehadiran jajaran Polairud di tepi pantai tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membantu meringankan beban kerja fisik nelayan saat mengumpulkan hasil tangkapan.
Direktur Polairud (Dirpolairud) Polda Sumbar, AKBP Ibnu Bagus Santoso, S.I.K., M.M., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat, khususnya kawasan pesisir.
“Program Polisi Penolong merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin memastikan personel Polairud tidak hanya hadir menjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga siap mengulurkan tangan membantu aktivitas harian para nelayan,” ujar AKBP Ibnu Bagus Santoso.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan pentingnya pendekatan dialogis dan humanis dalam menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Sumatera Barat.
“Pendekatan humanis seperti ini menjadi sarana efektif untuk membangun sinergi dan kepercayaan antara kepolisian dengan masyarakat. Polda Sumbar akan terus mendorong seluruh jajaran untuk hadir memberikan solusi, bantuan, serta pelayanan terbaik di mana pun bertugas,” tutur Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Secara keseluruhan, kegiatan yang dilaksanakan oleh kru KP. Toran III-3002 berjalan lancar, tertib, serta dalam situasi yang aman dan terkendali. Tali silaturahmi yang terjalin erat antara petugas dan warga pesisir diharapkan dapat terus memelihara stabilitas keamanan di sepanjang perairan Pantai Padang.(*)

Tinggalkan Balasan