
TBNews Sumbar, Padang – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat terus meningkatkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah perairan melalui patroli rutin serta pendekatan humanis kepada masyarakat nelayan, Senin (19/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Kapal Polisi (KP) III-2003 melaksanakan patroli perairan dengan mengedepankan kegiatan pemolisian masyarakat (Polmas) dan deteksi dini guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah perairan Kota Padang.
Pada patroli pertama, sekitar pukul 08.33 WIB, petugas yang berada pada koordinat 1°05’098″ LS – 100°17’941″ BT melaksanakan kegiatan Polmas terhadap kapal nelayan tradisional asal perairan Kota Padang yang sedang berlayar menuju laut.
Dalam kesempatan itu, personel patroli menyampaikan imbauan kepada nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum dan selama melaut serta memastikan seluruh alat keselamatan di kapal tersedia dan berfungsi dengan baik.
Petugas juga mengingatkan nelayan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam bekerja di laut. Apabila menemukan atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana maupun gangguan keamanan di wilayah perairan, nelayan diminta segera melaporkannya kepada petugas patroli melalui layanan hotline 08365684908.
Nelayan menyambut baik kehadiran kapal polisi Ditpolairud Polda Sumbar dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta imbauan yang diberikan. Interaksi tersebut sekaligus menjadi sarana bertukar informasi antara polisi dan masyarakat guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.
Selanjutnya, pada patroli kedua sekitar pukul 09.02 WIB, personel KP III-2003 melaksanakan deteksi dini di wilayah perairan Kota Padang pada koordinat 00°12’731″ LS – 100°08’975″ BT. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan situasi keamanan perairan agar potensi gangguan dapat diketahui dan diantisipasi sejak awal.
Direktur Polairud Polda Sumbar, AKBP Ibnu Bagus Santoso, menegaskan bahwa patroli perairan tidak hanya berfokus pada pengawasan wilayah, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan saat melaut.
“Personel kami terus melaksanakan patroli rutin dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat nelayan. Kami mengimbau agar nelayan selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan perlengkapan keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau dugaan tindak pidana di wilayah perairan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat nelayan sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan tindak pidana serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa kegiatan patroli perairan merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk para nelayan yang menjalankan aktivitas sehari-hari di laut.
“Polda Sumbar melalui Ditpolairud terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memberikan imbauan keselamatan sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan para nelayan. Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada petugas,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat beraktivitas di laut serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi cuaca dan kelengkapan alat keselamatan sebelum berlayar.
Melalui patroli rutin, kegiatan Polmas, dan deteksi dini tersebut, Ditpolairud Polda Sumbar berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat nelayan semakin kuat, sehingga tercipta situasi perairan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polda Sumatera Barat.(*)

Tinggalkan Balasan