
TBNews Sumbar, Padang – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Barat terus meningkatkan kegiatan patroli rutin di wilayah perairan guna menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memberikan edukasi kepada nelayan tentang pentingnya keselamatan saat melaut.
Pada Jumat (23/10/2026), personel KP. III-1003 melaksanakan patroli perairan dengan mengedepankan kegiatan pembinaan masyarakat (Binmas) perairan, pelayanan terapung, serta deteksi dini terhadap potensi tindak pidana dan pelanggaran hukum di wilayah perairan Kota Padang.
Kegiatan pertama dilaksanakan pada pukul 09.09 WIB dengan menyambangi kapal tuna yang merupakan kapal penangkap ikan pada posisi koordinat 01° 03′ 138″ LS – 100° 15′ 465″ BT. Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan imbauan kepada nahkoda dan anak buah kapal (ABK) agar selalu mengutamakan keselamatan pelayaran serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem.
Petugas juga mengingatkan awak kapal untuk memastikan ketersediaan dan kondisi peralatan keselamatan, seperti jaket pelampung (life jacket), perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, nelayan diimbau menggunakan alat penangkap ikan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, personel Ditpolairud Polda Sumbar turut menyosialisasikan layanan hotline Ditpolairud Polda Sumbar di nomor +62 852-1816-8065. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat apabila menemukan dugaan tindak pidana di laut atau membutuhkan pelayanan kepolisian perairan.
Nahkoda dan ABK kapal menyambut baik kehadiran personel kepolisian perairan. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan imbauan yang diberikan, serta merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin di wilayah perairan.
Selanjutnya, pada pukul 10.34 WIB, personel KP. III-1003 melaksanakan deteksi dini di sekitar perairan Kota Padang pada posisi koordinat 01° 02′ 383″ LS – 100° 21′ 885″ BT. Dari hasil pemantauan tersebut, petugas tidak menemukan kapal yang dicurigai melakukan tindak pidana maupun pelanggaran lainnya. Secara umum, situasi perairan terpantau aman dan terkendali.
Dirpolairud Polda Sumbar AKBP Ibnu Bagus Santoso mengatakan, patroli rutin tidak hanya berfokus pada pemantauan keamanan perairan, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan pelayanan, edukasi, dan perlindungan kepada masyarakat pesisir serta para nelayan.
“Melalui patroli rutin ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di laut. Kami mengimbau seluruh nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar, serta memastikan seluruh peralatan keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik,” ujar AKBP Ibnu Bagus Santoso.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah perairan dengan mematuhi peraturan yang berlaku dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau dugaan tindak pidana di laut melalui hotline Ditpolairud Polda Sumbar.
“Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan perairan. Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli secara rutin, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta melakukan deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Sumatera Barat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan