
TBNews Sumbar, Padang Pariaman β Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K., melaksanakan langkah cooling down system melalui kunjungan dan pemberian dukungan moril kepada salah seorang warga yang menjadi korban perkelahian di wilayah Kecamatan Batang Anai.
Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muslim Kasim Padang Pariaman.
Kapolres didampingi Wakapolres, Kasat Lantas, serta personel Polsek Batang Anai menjenguk Faroi Jega (60), yang tengah menjalani perawatan medis akibat peristiwa perkelahian yang terjadi pada Sabtu (24/10/2026) di Korong Batang Sariak, Nagari Kataping, Kecamatan Batang Anai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polri untuk meredam situasi pascaperistiwa perkelahian, sekaligus memastikan persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari mengimbau keluarga korban agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh hasutan maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta tidak melakukan tindakan balasan.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril sekaligus mengajak seluruh pihak agar tetap menahan diri. Jangan sampai persoalan yang terjadi berkembang menjadi konflik yang lebih besar akibat provokasi atau informasi yang belum tentu benar. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian dan mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Riyana Purwasari.
Kapolres juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat serta menghindari berkembangnya persoalan ke arah konflik bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Menurutnya, penyelesaian setiap persoalan harus mengedepankan mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui tindakan emosional ataupun aksi balasan yang justru dapat memperkeruh keadaan.
“Kami berharap seluruh keluarga dan masyarakat dapat menyikapi peristiwa ini dengan bijaksana. Jangan mudah terprovokasi dan jangan mengaitkan persoalan pribadi dengan kelompok atau latar belakang tertentu. Polri akan menangani perkara ini secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Kunjungan dan imbauan tersebut mendapat respons positif dari pihak keluarga. Mereka menyambut baik kehadiran Kapolres beserta rombongan dan menyatakan mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian.
Sebagai bagian dari cooling down system, Polres Padang Pariaman juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan keluarga korban, tokoh masyarakat, serta pihak terkait guna mencegah munculnya provokasi dan menjaga situasi tetap terkendali.
Melalui langkah cooling down system ini, Polres Padang Pariaman terus mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai upaya mencegah potensi konflik, memperkuat rasa persaudaraan, serta memelihara situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Padang Pariaman.(*)

Tinggalkan Balasan