Waka Polres Padang Pariaman Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Enam Lingkung, Ajak Pelajar Hindari Kenakalan Remaja dan Bijak Bermedia Sosial

TBNews Sumbar, Padang Pariaman – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berakhlak baik, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini, Wakapolres Padang Pariaman Kompol Al Indra, S.H., M.H., bertindak sebagai pembina upacara di SMP Negeri 2 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Padang Pariaman AKP Fahmedi, S.H., Kanit Binmas Polsek 2×11 Enam Lingkung Ipda Fitriadi, S.Pd., KBO Satbinmas beserta personel Satbinmas, Bhabinkamtibmas Nagari Parit Malintang, Kepala SMPN 2 Enam Lingkung Yenni Liyusti, S.Si., majelis guru, serta seluruh siswa dan siswi.

Dalam amanatnya, Wakapolres mengajak para pelajar untuk senantiasa mematuhi peraturan sekolah, menghormati guru, serta mendengarkan dan melaksanakan nasihat orang tua sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan.

Selain itu, para siswa diingatkan agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti balap liar, tawuran antarpelajar, pergaulan bebas, kebiasaan merokok, hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Wakapolres juga menekankan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dengan saling menghargai, menyayangi sesama teman, serta tidak melakukan tindakan perundungan atau bullying terhadap siswa lainnya.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi, para pelajar juga diajak untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh informasi negatif, serta menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Terkait keselamatan berlalu lintas, Wakapolres mengingatkan para siswa agar selalu mematuhi aturan lalu lintas. Terlebih saat ini Kepolisian tengah melaksanakan Operasi Patuh, sehingga kesadaran menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, dan tertib berlalu lintas perlu ditanamkan sejak usia sekolah.

Tidak kalah penting, para pelajar juga diperkenalkan dengan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan atau meminta bantuan kepolisian apabila menemukan ancaman, gangguan keamanan, maupun dugaan tindak pidana.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari menyampaikan bahwa kegiatan menjadi pembina upacara di sekolah merupakan salah satu bentuk pendekatan edukatif Polri kepada kalangan pelajar dalam membangun kesadaran hukum dan mencegah kenakalan remaja sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar untuk memberikan edukasi dan pembinaan. Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dipersiapkan dengan baik. Karena itu, kami mengajak seluruh siswa agar fokus belajar, menghormati guru dan orang tua, menjauhi narkoba, tawuran, bullying, serta berbagai perilaku negatif lainnya,” ungkap AKBP Riyana Purwasari.

Ia juga mengajak pihak sekolah dan para orang tua untuk bersama-sama melakukan pengawasan serta memberikan pembinaan kepada anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan taat hukum.

“Pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran keluarga dan lingkungan. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan maupun kenakalan remaja,” tutupnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Padang Pariaman berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan para pelajar dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, berprestasi, serta turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.