
SOLOK KOTA – Dalam upaya mendukung pengentasan pengangguran sekaligus meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat, Satbinmas Polres Solok Kota melaksanakan kegiatan pembinaan melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) dengan memberikan dukungan terhadap pelatihan keterampilan bidang pariwisata dan perhotelan, kejuruan Barista (meracik kopi), Kamis (5/11/2026) pukul 08.45 WIB, bertempat di Lembaga Pelatihan Kerja Excellent Course, Kelurahan Pasar Pandan Air Mati, Kota Solok.
Kegiatan preemtif tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Solok Kota IPTU MAIHENDRI, S.H., bersama personel Satbinmas. Program ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri Quick Wins 1 tentang Ruang Publik Aman, khususnya kegiatan QW1.3 Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN), yang diwujudkan melalui pembinaan, pendampingan, serta pemberdayaan masyarakat agar memiliki keterampilan dan peluang untuk memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Excellent Course bekerja sama dengan Satbinmas Polres Solok Kota ini turut melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Solok melalui Bidang Tenaga Kerja. Kegiatan tersebut dihadiri Kadis DPMPTSP Kota Solok Dr. Hj. ELVY BASRI, S.E., M.M., perwakilan Bidang Tenaga Kerja SILVIADIANTI, S.H., M.M., Mediator Hubungan Industrial Muda HENDRIYANTO, S.H., pimpinan Excellent Course Mesrawati, S.Pd., serta personel Satbinmas dan para peserta pelatihan.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibekali berbagai kompetensi dasar hingga lanjutan dalam dunia barista, mulai dari pengenalan jenis biji kopi Arabica dan Robusta, proses pascapanen, teknik penyeduhan espresso, pengaturan tingkat kehalusan gilingan kopi, hingga pengoperasian dan perawatan mesin espresso. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi pembuatan minuman berbasis susu dan latte art, teknik manual brew menggunakan berbagai peralatan penyeduhan, serta pemahaman mengenai standar operasional, pelayanan pelanggan, kebersihan lingkungan kerja, dan keselamatan serta kesehatan kerja (K3).
Berdasarkan data ketenagakerjaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, jumlah pengangguran di Kota Solok tercatat sebanyak 1.626 orang, terdiri dari 967 laki-laki dan 659 perempuan. Kondisi ini menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan langkah nyata dan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan peluang kerja. Melalui pelatihan keterampilan barista, masyarakat diharapkan tidak hanya memiliki bekal untuk menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job creator) melalui pengembangan usaha kopi dan sektor ekonomi kreatif.
Kasat Binmas Polres Solok Kota IPTU MAIHENDRI, S.H., menyampaikan bahwa Program POLIRAN merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi angka pengangguran. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya mengambil bagian dalam kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan lembaga pelatihan, diharapkan para peserta mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan taraf hidup, membuka peluang usaha, serta menjadi generasi yang produktif dan mandiri.
Selain pelatihan keterampilan, DPMPTSP Kota Solok melalui Bidang Tenaga Kerja juga menyampaikan inovasi berupa fasilitasi pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Sinergi ini menjadi bentuk perhatian terhadap perlindungan tenaga kerja, sekaligus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang lebih baik di Kota Solok. Diharapkan kolaborasi Satbinmas Polres Solok Kota, pemerintah daerah, dan Excellent Course dapat terus berlanjut sehingga melahirkan wirausaha muda, membuka lapangan pekerjaan baru, serta mencegah masyarakat, khususnya generasi muda, terjerumus dalam berbagai aktivitas negatif.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan preemtif ini, Satbinmas Polres Solok Kota juga menjadikan pelatihan sebagai sarana mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, membangun komunikasi dua arah, serta menyerap berbagai informasi dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat guna menjaga situasi Harkamtibmas tetap kondusif. Polres Solok Kota berkomitmen untuk terus hadir melalui kegiatan pembinaan dan pemberdayaan demi mewujudkan masyarakat yang aman, produktif, mandiri, dan sejahtera.
POLISI BERSAMA MASYARAKAT – MELINDUNGI, MENGAYOMI, DAN MELAYANI.

Tinggalkan Balasan